Kategori
musik

Ciri-ciri Musik Jazz

Musik jazz dikatakan sebagai salah satu aliran musik yang terkenal dengan kerumitan serta kompleksitasnya atau musik dengan instrumen pengiring yang khas seperti gitar, saksofon, dan piano. Namun, sebenarnya apa ciri-ciri musik jazz yang menandainya dengan tepat?

Dalam perkembangannya, musik ini memang pernah dianggap sebagai genre yang membosankan, susah dipahami, bahkan memusingkan. Namun, seiring waktu berjalan, musik ber-genre jazz akhirnya berhasil menemukan pasar sendiri dan para penikmat yang setia.

Pengertian Musik Jazz

Kata “jazz” berasal dari bahasa slang yang kerap digunakan pada masyarakat kawasan pantai barat di Amerika Serikat. Pertama kali kata ini dipakai menjadi istilah musik adalah di Chicago tahun 1915. Musik jazz sendiri merupakan musik dari orang Amerika berkulit hitam.

Ciri khas yang menonjol pada genre musik ini adalah teknik improvisasinya, ritme, sinkopasi, serta instrumen khusus yang mengiringinya. Sebuah musik dapat dikatakan ber-genre jazz saat di dalamnya ada harmoni, melodi, serta ritme yang berirama.

Para musisi jazz juga dapat menambahkan improvisasi dan musik swing saat tampil secara langsung. Instrumen yang kerap dipakai adalah alat musik modern serta tambahan alat musik orkestra, misalnya gitar bass, contra bass, piano, gitar, trombone, clarinet, saxophone, biola, serta terompet.

jazz fusion
jazz fusion

Perkembangan Musik Jazz

Bagaimana perkembangan musik jazz dari masa ke masa?

1. Soul Jazz

Soul jazz menjadi aliran musik jazz yang memberikan pengaruh. Aliran ini kerap dianggap sebagai genre blues oleh sebab perkembangannya berasal dari ungkapan soul, blues, dan gospel.

2. Bossa Nova

Pada dasarnya, bossa nova ialah aliran musik yang berasal dari Brazil serta gabungan dari samba dan musik jazz. Musik samba sendiri adalah aliran yang dikenal sebagai musik pengiring dansa. Karenanya, tempo musik bossa nova sedikit cepat.

3. Jazz Fusion

Perkembangan berikutnya ialah jazz fusion, di mana aliran ini tetap bertahan dan masih banyak digemari hingga saat ini. Jazz fusion populer pertama kali pada tahun 1960-an, muncul ketika sejumlah band rock ketika itu tengah mencoba untuk menggabungkan unsur jazz ke dalam musik mereka.

Jazz musik
Jazz musik

Ciri-Ciri Musik Jazz

Berikut ini adalah ciri khas musik jazz yang tidak pernah hilang dalam komposisinya.

1. Improvisasi

Ciri khas paling menonjol pada musik jazz ialah teknik improvisasi. Umumnya pada penampilan musik jazz, jarang ditemukan para musisi jazz memainkan lagu serupa dengan gaya yang sama secara berulang-ulang.

Ini berhubungan dengan kebiasaan para musisi awal yang memainkan jazz dengan improvisasi. Hal ini disebabkan karena musik jazz mempunyai melodi serta ritme yang tergolong improvisatif.

Ini juga erat kaitannya dengan kebiasaan awal, di mana jazz memang dimainkan dengan improvisasi, dan dapat ditampilkan dalam versi solo, duet, bahkan skala besar.

2. Instrumen

Berikutnya adalah ciri khas yang terletak pada penggunaan instrumen. Jenis alat musik yang mengiringi musik dan musisi jazz adalah instrumen yang lazim dipakai dalam aliran musik ini, yakni terompet, piano, saxophone, gitar, drum, biola, serta gitar bass atau contra bass.

Di samping itu, lirik dan vokal pun dapat dianggap sebagai salah satu alat musik jazz itu sendiri.

3. Sinkopasi

Unsur berikutnya yang merupakan ciri-ciri musik jazz adalah karakter musiknya, yakni didominasi oleh sinkopas. Syncop atau sinkopasi merupakan aksentuasi atau penekanan pada not-not musik yang memiliki ketukan lemah (upbeat).

Teknik sinkopasi kerap digunakan pada instrumen piano, di mana ketukan nada serta tempo sengaja ditunda. Hal ini menjadikan para pendengar seolah diajak untuk menggerakkan kaki dan menari ketika mendengarkan nadanya.

4. Blue Note

Blue note merupakan nada yang cara memainkannya sedikit berbeda dibandingkan nada-nada standar. Umumnya, perubahan nada berada di antara semitone dan quarternote, namun ini tetap beragam, tergantung konteks dalam musik.

Blue note memang identik dengan genre blues pada awal kemunculannya. Hal ini pula yang membuat genre musik jazz masih berhubungan erat dengan genre blues.

5. Swing

Swing merupakan istilah untuk irama yang mendayu-dayu. Salah satu ciri khas musik jazz adalah swing yang melekat pada musiknya. Hampir di setiap komposisi musik ber-genre jazz memiliki unsur swing, di mana poin ini pula yang menjadi alasan utama bagaimana seseorang menikmati musik jazz.

Sampai sekarang, musik genre jazz tetap memiliki tempat di hati penggemarnya. Seiring waktu, musik ini juga berkembang menjadi lebih modern, namun tetap mempertahankan ciri-ciri musik jazz, dibarengi dengan kreativitas dari musisinya.

Soul Jazz
Soul Jazz
Kategori
musik

12 Jenis Genre Musik yang Populer di Indonesia

Musik diusung sebagai bahasa universal untuk menggambarkan isi hati manusia. Kerap kali orang-orang memilih untuk mendengarkan suatu jenis genre musik berdasarkan apa yang sedang dirasakan saat ini, sehingga musik begitu sulit bila hendak dipisahkan dari kehidupan.

Dalam dunia permusikan, terdapat beberapa genre, di mana menggambarkan ciri khas dari musik itu sendiri, baik dari teknik vokal, instrumen, bahkan lirik lagu. Apa saja genre musik yang cukup terkenal di Indonesia?

Definisi Genre Musik

Musik berasal dari kata dalam bahasa Yunani, “musike”, yang sesungguhnya berasal dari kata ulang “muse-muse”, di mana mengartikan istilah untuk kesembilan dewa-dewi Yunani di bawah Dewa Apollo, sang pelindung seni serta ilmu pengetahuan.

Genre musik sendiri didefinisikan sebagai kategori musik berdasarkan kemiripan satu dengan yang lain. Kategori ini bisa pula disesuaikan berdasarkan kriteria lain, seperti kesamaan dalam segi geografi. Beberapa acuan definisi dalam jenis genre musik di antaranya adalah konteks, teknik, gaya, dan tema.

Secara umum, genre musik tidak dapat diartikan dengan gamblang. Hal ini disebabkan karena mendefinisikan genre musik dapat berarti seseorang tidak memandang aspek-aspek pada sisi lain, sementara kadang kala satu lagu bisa mengandung dua genre.

Jenis-Jenis Genre Musik

Berikut ini adalah macam-macam genre musik dan gambaran umumnya.

1. Klasik

Musik klasik merupakan jenis yang indah dan intelektual, sehingga bisa dinikmati oleh seluruh kalangan di semua zaman. Genre musik klasik memiliki sejumlah pembagian periode, yakni zaman Medieval dan Renaissance, Baroque Klasik dan Romantis, serta Modern dan Kontemporer.

2. Jazz

Jazz dianggap menjadi genre musik hasil penggabungan dengan genre lain, yakni ragtime, blues, dan musik Eropa, termasuk jenis musik band. Sejumlah subgenre dalam jazz di antaranya adalah bebop, cafjazz, cool jazz, dixieland, free jazz, hard bop, jazz fusion, swing, dan smooth jazz.

Musik Country
Musik Country Blues

3. Blues

Blues adalah aliran musik dari Amerika Serikat, termasuk musik vokal serta instrumennya. Blues muncul dari musik spiritual dan pujian, di mana muncul pertama kali berasal dari komunitas para mantan budak Afrika yang berada di Amerika Serikat.

4. Country

Country jenis genre musik campuran unsur-unsur dari musik Amerika, yakni gabungan dari Amerika Serikat area selatan serta Pegunungan Appalachia. Musik country umumnya bernada ceria, pembawaannya juga ringan dan santai.

5. Techno

Techno adalah musik dengan tema futuristik secara umum. Pada klub malam, genre musik ini kerap dipakai dan seorang Disk Jockey (DJ) yang memainkannya. DJ Maker juga biasa memakai alat musik gital dan melakukan remix musik yang telah ada sebelumnya.

6. Reggae

Genre berikutnya adalah reggae, di mana perkembangan awalnya berasal dari Jamaikan, kira-kira di penghujung periode 60-an. Nama ini umum digunakan lebih luas untuk menyebut seluruh jenis musik di negara Jamaika. Ciri khasnya adalah ritmis dan berdasarkan aksen sinkopasi (off-beat).

Musik Reggae
Musik Reggae

7. R&B

Musik R&B populer ketika genre ini digabungkan dengan genre lain, seperti blues, jazz, gospe. R&B sendiri adalah singkatan dari ‘rhythm and blues’. Pada mulanya, R&B dikenalkan oleh para pemusik yang asalnya adalah Afrika-Amerika.

8. Rap

Rap adalah salah satu unsur dari jenis musik lainnya, yaitu hip-hop. Teknik vokal pada genre rap adalah berkata-kata dalam tempo cepat. Penyanyi lagu rap disebut dengan ‘rapper’. Musik ini juga umumnya dimainkan bersama DJ atau band.

9. Death Metal

Genre death metal adalah subgenre dari heavy metal yang mulanya berkembang pada awal 1980-an dari trash metal. Ciri khas musik ini terletak pada liriknya, di mana kerap bercerita mengenai kekerasan atau kematian.

10. Dangdut

Dangdut adalah genre musik terpopuler di Indonesia. Ciri khasnya adalah diiringi oleh pemain tabla atau gendang. Pada dasarnya, dangdut memang dipengaruhi oleh musik Bollywood dan musik India Klasik. Dilihat dari unsurnya, dangdut merupakan perpaduan unsur Arab, Melayu, serta Hindustan.

11. Pop

Genre musik berikutnya adalah pop. Musik dan lirik pada genre musik pop tergolong sederhana serta berhubungan dengan rutinitas sehari-hari. Karenanya, musik pop mudah untuk dinyanyikan dan dicerna, liriknya pun tidak sulit dihafalkan.

Musik Ku Pop
Musik Ku Pop

12. Balada

Balada ialah genre musik dengan harmoni yang mengalun lambat dan mendayu. Tema musik kerap mengandung kisah percintaan, menggunakan diksi yang puitis. Balada sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris, “ballad”, yang berarti musik berbentuk narasi.

Dapat dilihat bahwa jenis genre musik secara umum juga sudah begitu beragam. Demikianlah genre musik terkenal yang tidak jarang ditemukan pada karya-karya penyanyi atau pemusik di Indonesia.